Lewati ke konten

Weton 27 Juli 1917

Tanggal 27 Juli 1917 jatuh pada weton Jumat Pon dengan neptu 13 (Jumat 6 + Pon 7). Lengkap dengan tanggal Jawa, Hijriah, dan watak weton menurut primbon.

Pilih tanggal

Jumat PonNeptu 13
Tanggal Masehi27 Juli 1917
HariJumat (neptu 6)
PasaranPon (neptu 7)
Tanggal Jawa7 Sawal 1847 Wawu
Tanggal Hijriah7 Syawal 1335 H

Tanggal Hijriah dihitung dengan metode aritmetika. Penetapan resmi awal bulan memakai rukyat atau hisab pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

Watak weton Jumat Pon menurut primbon

Dari hari Jumat

Halus perasaannya dan mudah berempati. Cenderung menghindari perselisihan dan mengutamakan kerukunan.

Dari pasaran Pon

Pandai menyimpan perasaan dan tidak mudah terbaca. Perhitungannya matang sebelum melangkah.

Dari neptu 13

Neptu cukup besar. Dikaitkan dengan pembawaan berwibawa dan kemauan yang kuat.

Tafsir di atas adalah warisan budaya Jawa yang menggambarkan kecenderungan pembawaan. Kami menyajikannya sebagai pengetahuan tradisi, bukan ramalan yang memastikan sesuatu akan terjadi.

Kalender Juli 1917

Tanggal lain berweton Jumat Pon

Weton berulang setiap 35 hari.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa weton tanggal 27 Juli 1917?

Tanggal 27 Juli 1917 jatuh pada weton Jumat Pon, yaitu gabungan hari Jumat dengan pasaran Pon.

Berapa neptu weton Jumat Pon?

Neptunya 13, diperoleh dari neptu hari Jumat sebesar 6 ditambah neptu pasaran Pon sebesar 7.

Kapan weton ini berulang?

Weton berulang setiap 35 hari, karena siklus tujuh hari pekan dan lima hari pasaran baru bertemu kembali setelah 7 dikali 5. Daur 35 hari ini disebut selapan.

Apakah perhitungan ini bisa dipercaya?

Perhitungan hari dan pasarannya bersifat pasti karena murni matematis, diturunkan dari acuan 17 Agustus 1945 yang jatuh pada Jumat Legi. Adapun tafsir watak adalah warisan tradisi, bukan ramalan yang kami klaim benar.

Bagaimana weton dihitung

Weton lahir dari dua siklus yang berjalan bersamaan: tujuh hari pekan Masehi dan lima hari pasaran Jawa. Karena tujuh dan lima tidak punya faktor bersama, kombinasi keduanya baru berulang setelah 35 hari — dan itulah sebabnya jumlah weton tepat 35, tidak lebih.

Perhitungan di situs ini diturunkan dari acuan 17 Agustus 1945 yang jatuh pada Jumat Legi, dan diperiksa silang dengan acuan kedua 1 Januari 1900 yang jatuh pada Senin Pahing. Karena murni matematis, hasilnya sama persis setiap kali dihitung.

Neptu adalah nilai angka tiap hari dan pasaran. Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9; Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8. Neptu weton adalah jumlah keduanya, dengan rentang 7 sampai 18.