Lewati ke konten

Weton 20 Januari 2061

Tanggal 20 Januari 2061 jatuh pada weton Kamis Legi dengan neptu 13 (Kamis 8 + Legi 5). Lengkap dengan tanggal Jawa, Hijriah, dan watak weton menurut primbon.

Pilih tanggal

Kamis LegiNeptu 13
Tanggal Masehi20 Januari 2061
HariKamis (neptu 8)
PasaranLegi (neptu 5)
Tanggal Jawa28 Ruwah 1995 Jimawal
Tanggal Hijriah28 Syaban 1483 H

Tanggal Hijriah dihitung dengan metode aritmetika. Penetapan resmi awal bulan memakai rukyat atau hisab pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

Watak weton Kamis Legi menurut primbon

Dari hari Kamis

Berwibawa dan dihormati lingkungan. Cita-citanya tinggi dan bersedia bekerja panjang untuk mencapainya.

Dari pasaran Legi

Ramah dan menyenangkan dalam pergaulan. Mudah menarik simpati, tetapi perlu berhati-hati agar tidak terlalu mudah percaya.

Dari neptu 13

Neptu cukup besar. Dikaitkan dengan pembawaan berwibawa dan kemauan yang kuat.

Tafsir di atas adalah warisan budaya Jawa yang menggambarkan kecenderungan pembawaan. Kami menyajikannya sebagai pengetahuan tradisi, bukan ramalan yang memastikan sesuatu akan terjadi.

Kalender Januari 2061

Tanggal lain berweton Kamis Legi

Weton berulang setiap 35 hari.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa weton tanggal 20 Januari 2061?

Tanggal 20 Januari 2061 jatuh pada weton Kamis Legi, yaitu gabungan hari Kamis dengan pasaran Legi.

Berapa neptu weton Kamis Legi?

Neptunya 13, diperoleh dari neptu hari Kamis sebesar 8 ditambah neptu pasaran Legi sebesar 5.

Kapan weton ini berulang?

Weton berulang setiap 35 hari, karena siklus tujuh hari pekan dan lima hari pasaran baru bertemu kembali setelah 7 dikali 5. Daur 35 hari ini disebut selapan.

Apakah perhitungan ini bisa dipercaya?

Perhitungan hari dan pasarannya bersifat pasti karena murni matematis, diturunkan dari acuan 17 Agustus 1945 yang jatuh pada Jumat Legi. Adapun tafsir watak adalah warisan tradisi, bukan ramalan yang kami klaim benar.

Bagaimana weton dihitung

Weton lahir dari dua siklus yang berjalan bersamaan: tujuh hari pekan Masehi dan lima hari pasaran Jawa. Karena tujuh dan lima tidak punya faktor bersama, kombinasi keduanya baru berulang setelah 35 hari — dan itulah sebabnya jumlah weton tepat 35, tidak lebih.

Perhitungan di situs ini diturunkan dari acuan 17 Agustus 1945 yang jatuh pada Jumat Legi, dan diperiksa silang dengan acuan kedua 1 Januari 1900 yang jatuh pada Senin Pahing. Karena murni matematis, hasilnya sama persis setiap kali dihitung.

Neptu adalah nilai angka tiap hari dan pasaran. Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9; Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8. Neptu weton adalah jumlah keduanya, dengan rentang 7 sampai 18.