Lewati ke konten

Weton 16 November 1988

Tanggal 16 November 1988 jatuh pada weton Rabu Pon dengan neptu 14 (Rabu 7 + Pon 7). Lengkap dengan tanggal Jawa, Hijriah, dan watak weton menurut primbon.

Pilih tanggal

Rabu PonNeptu 14
Tanggal Masehi16 November 1988
HariRabu (neptu 7)
PasaranPon (neptu 7)
Tanggal Jawa6 Bakda Mulud 1921 Alip
Tanggal Hijriah6 Rabiul Akhir 1409 H

Tanggal Hijriah dihitung dengan metode aritmetika. Penetapan resmi awal bulan memakai rukyat atau hisab pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

Watak weton Rabu Pon menurut primbon

Dari hari Rabu

Pandai membawa diri dan mudah bergaul. Kemampuannya berbicara membuatnya sering dipercaya menjadi penengah.

Dari pasaran Pon

Pandai menyimpan perasaan dan tidak mudah terbaca. Perhitungannya matang sebelum melangkah.

Dari neptu 14

Neptu cukup besar. Dikaitkan dengan pembawaan berwibawa dan kemauan yang kuat.

Tafsir di atas adalah warisan budaya Jawa yang menggambarkan kecenderungan pembawaan. Kami menyajikannya sebagai pengetahuan tradisi, bukan ramalan yang memastikan sesuatu akan terjadi.

Kalender November 1988

Tanggal lain berweton Rabu Pon

Weton berulang setiap 35 hari.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa weton tanggal 16 November 1988?

Tanggal 16 November 1988 jatuh pada weton Rabu Pon, yaitu gabungan hari Rabu dengan pasaran Pon.

Berapa neptu weton Rabu Pon?

Neptunya 14, diperoleh dari neptu hari Rabu sebesar 7 ditambah neptu pasaran Pon sebesar 7.

Kapan weton ini berulang?

Weton berulang setiap 35 hari, karena siklus tujuh hari pekan dan lima hari pasaran baru bertemu kembali setelah 7 dikali 5. Daur 35 hari ini disebut selapan.

Apakah perhitungan ini bisa dipercaya?

Perhitungan hari dan pasarannya bersifat pasti karena murni matematis, diturunkan dari acuan 17 Agustus 1945 yang jatuh pada Jumat Legi. Adapun tafsir watak adalah warisan tradisi, bukan ramalan yang kami klaim benar.

Bagaimana weton dihitung

Weton lahir dari dua siklus yang berjalan bersamaan: tujuh hari pekan Masehi dan lima hari pasaran Jawa. Karena tujuh dan lima tidak punya faktor bersama, kombinasi keduanya baru berulang setelah 35 hari — dan itulah sebabnya jumlah weton tepat 35, tidak lebih.

Perhitungan di situs ini diturunkan dari acuan 17 Agustus 1945 yang jatuh pada Jumat Legi, dan diperiksa silang dengan acuan kedua 1 Januari 1900 yang jatuh pada Senin Pahing. Karena murni matematis, hasilnya sama persis setiap kali dihitung.

Neptu adalah nilai angka tiap hari dan pasaran. Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9; Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8. Neptu weton adalah jumlah keduanya, dengan rentang 7 sampai 18.