Lewati ke konten

Weton 16 Juni 2016

Tanggal 16 Juni 2016 jatuh pada weton Kamis Pahing dengan neptu 17 (Kamis 8 + Pahing 9). Lengkap dengan tanggal Jawa, Hijriah, dan watak weton menurut primbon.

Pilih tanggal

Kamis PahingNeptu 17
Tanggal Masehi16 Juni 2016
HariKamis (neptu 8)
PasaranPahing (neptu 9)
Tanggal Jawa10 Pasa 1949 Dal
Tanggal Hijriah10 Ramadan 1437 H

Tanggal Hijriah dihitung dengan metode aritmetika. Penetapan resmi awal bulan memakai rukyat atau hisab pemerintah dan bisa berbeda satu hari.

Watak weton Kamis Pahing menurut primbon

Dari hari Kamis

Berwibawa dan dihormati lingkungan. Cita-citanya tinggi dan bersedia bekerja panjang untuk mencapainya.

Dari pasaran Pahing

Punya keinginan kuat dan berani mengambil sikap. Terlihat tegas, dan paling menonjol saat menghadapi tantangan.

Dari neptu 17

Neptu besar. Dalam tradisi dikaitkan dengan pribadi berpengaruh, berpendirian teguh, dan tahan menghadapi tekanan.

Tafsir di atas adalah warisan budaya Jawa yang menggambarkan kecenderungan pembawaan. Kami menyajikannya sebagai pengetahuan tradisi, bukan ramalan yang memastikan sesuatu akan terjadi.

Kalender Juni 2016

Tanggal lain berweton Kamis Pahing

Weton berulang setiap 35 hari.

Pertanyaan yang sering diajukan

Apa weton tanggal 16 Juni 2016?

Tanggal 16 Juni 2016 jatuh pada weton Kamis Pahing, yaitu gabungan hari Kamis dengan pasaran Pahing.

Berapa neptu weton Kamis Pahing?

Neptunya 17, diperoleh dari neptu hari Kamis sebesar 8 ditambah neptu pasaran Pahing sebesar 9.

Kapan weton ini berulang?

Weton berulang setiap 35 hari, karena siklus tujuh hari pekan dan lima hari pasaran baru bertemu kembali setelah 7 dikali 5. Daur 35 hari ini disebut selapan.

Apakah perhitungan ini bisa dipercaya?

Perhitungan hari dan pasarannya bersifat pasti karena murni matematis, diturunkan dari acuan 17 Agustus 1945 yang jatuh pada Jumat Legi. Adapun tafsir watak adalah warisan tradisi, bukan ramalan yang kami klaim benar.

Bagaimana weton dihitung

Weton lahir dari dua siklus yang berjalan bersamaan: tujuh hari pekan Masehi dan lima hari pasaran Jawa. Karena tujuh dan lima tidak punya faktor bersama, kombinasi keduanya baru berulang setelah 35 hari — dan itulah sebabnya jumlah weton tepat 35, tidak lebih.

Perhitungan di situs ini diturunkan dari acuan 17 Agustus 1945 yang jatuh pada Jumat Legi, dan diperiksa silang dengan acuan kedua 1 Januari 1900 yang jatuh pada Senin Pahing. Karena murni matematis, hasilnya sama persis setiap kali dihitung.

Neptu adalah nilai angka tiap hari dan pasaran. Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9; Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8. Neptu weton adalah jumlah keduanya, dengan rentang 7 sampai 18.