Cara Menghitung Weton dan Neptu dari Tanggal Lahir
Weton adalah gabungan hari Masehi dan hari pasaran Jawa yang berulang setiap 35 hari.
Dua siklus yang berjalan bersamaan
Weton lahir dari pertemuan dua siklus: tujuh hari pekan Masehi (Minggu sampai Sabtu) dan lima hari pasaran Jawa (Legi, Pahing, Pon, Wage, Kliwon). Karena 7 dan 5 tidak punya faktor bersama, kombinasinya berulang setiap 35 hari — itulah sebabnya ada tepat 35 weton.
Menghitungnya secara manual
Ambil satu tanggal yang wetonnya sudah diketahui pasti sebagai acuan, lalu hitung selisih harinya. Sisa pembagian selisih itu dengan lima menentukan pasarannya, dan sisa pembagian dengan tujuh menentukan harinya. Acuan yang paling sering dipakai adalah 17 Agustus 1945, yang jatuh pada Jumat Legi.
Neptu: nilai angka tiap hari
Setiap hari dan pasaran punya nilai: Minggu 5, Senin 4, Selasa 3, Rabu 7, Kamis 8, Jumat 6, Sabtu 9. Untuk pasaran: Legi 5, Pahing 9, Pon 7, Wage 4, Kliwon 8. Neptu weton adalah jumlah keduanya, sehingga rentangnya 7 sampai 18.
Untuk apa neptu dipakai
Dalam tradisi Jawa, neptu dipakai untuk menghitung watak, mencari hari baik, dan menghitung kecocokan pasangan. Perlu diingat bahwa ini adalah warisan budaya — kami menyajikannya sebagai pengetahuan tradisi, bukan sebagai ramalan yang memastikan sesuatu akan terjadi.